Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label #moral

NEW ME!

Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakaaaaatuh! Hi! Back to my blog again, after more than one year vakum alias no blogging after aku nulis tentang si mochilolo yang udah meninggal. 2018. Semacem tahunnya penuh pelajaran hidup yang berharga untuk aku dan keluargaku. Persis usia 25 tahun. Rencanaku untuk menikah putus. Tentang seseorang yang pernah aku ceritakan dalam postingan sebelumna, iya. Kami putus. Lebih tepatnya aku sih, yang memintanya pergi meskipun saat itu aku lagi butuh butuhnya dia banget. One point of my love story, dont ever ask someone to go when you know they are everything for you kalau tidak yu akan menyesal. HAHA. Kami sudah membicarakan masa depan. Keluarga besarku sudah bertemu dengan keluarganya. Dan restu sudah dapat dari dua belah pihak, dimana restu dari keluarga besarku pun selama ini susah di dapat. Huh! Thats the saddest part ever that i know. Tapi ya begitulah, Allah swt dengan segala macam ketentuannya. Belum jodoh. Papa mama resmi pisah....

Taktik Kelinci

Seekor kelinci sedang duduk santai ditepi hutan. Tiba-tiba datang seekor rubah jantan yang besar hendak memangsanya. Lalu kelinci itu berkata: “Kalau memang kamu beranai, hayo kita berkelahi dilubang kelinci. Yang kalah akan jadi santapan yang menang, dan saya yakin saya akan menang.” Rubah merasa tertantang, “Dimanapun jadi, masa sih kelinci bisa menang melawan aku?” Mereka pun masuk kedalam sarang kelinci. Sepuluh menit kemudian kelinci menggenggam setangkai paha rubah dan melahapnya dengan nikmat. Kelinci kembali bersantai. Tiba-tiba datang seekor serigala besar hendak memangsanya. Lalu kelinci berkata: “Kalau memang kamu beranai, hayo kita berkelahi dilubang kelinci. Yang kalah akan jadi santapan yang menang, dan saya yakin saya akan menang.” Serigala merasa tersinggung. Dalam hatinya ia berpikir, “Masa sih kelinci bisa menang melawan aku?” Mereka pun masuk kedalam sarang kelinci. Lima belas menit kemudian kelinci menggenggam setangkai paha serigala dan melahapnya deng...

Kisah Sepasang Suami Istri dan Kapal Pesial

Sebuah kapal pesiar mengalami kecelakaan di laut dan akan segera tenggelam. Sepasang suami isti berlari menuju sekoci untuk menyelamatkan diri. Sampai disana, mereka menyadari bahwa hanya ada satu tempat yang tersisa. Segera sang suami melompat mendahului istrinya untuk mendapatkan tempat itu. Sang istri hanya bisa menatap kepadanya sambil meneriakan sebuah kalimat. Sebelum sekoci itu menjauh dan kapal itu benar-benar tenggelam. Guru yang menceritakan kisah ini bertanya pada murid-muridnya, “ Menurut kalian, apa yang diteriakkan sang istri?” Sebagian besar murid-murid itu menjawab, “ Aku benci kamu!”, “Kamu egois!”, atau “Tidak tahu malu!” Tapi kemudian guru tersebut menyadari ada seorang murid yang diam saja. Guru itu meminta murid yang diam itu menjawab. Dan ternyata jawabannya diluar apa yang murid lain pikirkan. Murid tersebut menjawab: “Guru, saya yakin si istri pasti berteriak,’Tolong jaga anak kita baik-baik”. Guru itu terkejut dan bertanya, “Apa kamu pernah mendeng...