Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label #Bersyukur

NEW ME!

Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakaaaaatuh! Hi! Back to my blog again, after more than one year vakum alias no blogging after aku nulis tentang si mochilolo yang udah meninggal. 2018. Semacem tahunnya penuh pelajaran hidup yang berharga untuk aku dan keluargaku. Persis usia 25 tahun. Rencanaku untuk menikah putus. Tentang seseorang yang pernah aku ceritakan dalam postingan sebelumna, iya. Kami putus. Lebih tepatnya aku sih, yang memintanya pergi meskipun saat itu aku lagi butuh butuhnya dia banget. One point of my love story, dont ever ask someone to go when you know they are everything for you kalau tidak yu akan menyesal. HAHA. Kami sudah membicarakan masa depan. Keluarga besarku sudah bertemu dengan keluarganya. Dan restu sudah dapat dari dua belah pihak, dimana restu dari keluarga besarku pun selama ini susah di dapat. Huh! Thats the saddest part ever that i know. Tapi ya begitulah, Allah swt dengan segala macam ketentuannya. Belum jodoh. Papa mama resmi pisah....

Pekerjaanku

Penampakan meja kerjaku, tempat dimana hampir 8 jam aku di depannya.     Huff, Sudah beberapa hari ternyata blog terbengkalai dengan indahnya karena saking sibuknya saya dikejar kejar deadline untuk mencari karyawan untuk memenuhi kebutuhan perusahaan tempat saya bekerja saat ini. Sibuk banget? Iya. Capek? Iya. Pusing? Banget. Seneng? Iya. Kapok ga bekerja di bagian recruitment lagi? Enggak. Well. Pertama kalinya saya bekerja di bagian ini setelah lulus kuliah langsung dihadapakan dengan permintaan karyawan yang cukup tinggi dikarenakan perputaran karyawan yang keluar-masuk pun cukup tinggi ternyata cukup membuat saya kaget. Karena merasa tidak ada habisnya ini pekerjaan. Jika dibandingkan dengan sebelumnya, yang saya bisa cukup santai ketika customer tidak ada disini beda. Saya harus aktif menelpon kandidat yang telah mengirimkan/meng-apply lamarannya di perusahaan. Bekerja sebagai bagian dari HRD ternyata enggak sekeren dan sewah yang saya bayangkan ...

Passion-Ku

Apasih passion? Menurut arti kata yang saya kutip beberapa adalah : 1. A strong feeling or emotion 2. To give a passionate character to 3. something that is desired intensely Saya menjumpai tiga kata kunci mengenai passion itu disini.  Makna Passion   Passion adalah kombinasi dari kesenangan, kebermaknaan dan emosi. Bener atau enggaknya sih tergantung yang merasakannya. Tapi menurut saya, iya. Contoh yang sederhananya adalah "Bekerjalah dengan passion".. Siapa yang enggak menginginkan pekerjaaan yang benar benar sesuai dengan passionnya dia. Menurut saya, hampir semua orang menginginkannya namun engga semua orang seberuntung itu (baca : orang yang bekerja sesuai dengan passionnya). Baru baru ini saya melihat status seorang teman SMP saya yang baru mendapatkan pekerjaan sesuai dengan passionnya (itu yang dia tulis) Dan saya yakin dia benar benar menyenangi pekerjaan itu karena pekerjaan itu memiliki makna tersendiri buatnya (terlebih lagi sama dengan bidan...

Cerita Dua Hari

Selamat tanggal tujuh belassss! Ternyata sudah dua hari enggak ngeblog huhu. Dan udah numpuk aja cerita sebenarnya dari kemaren. Okeeh, dimulai hari kemarin saya (akhirnya) ke kampus juga setelah dua hari sebelumnya selalu ketiduran di angkutan umum yang membawa saya bablas hingga matraman, padahal kampus saya itu ada di daerah salemba.. Biyuh biyuh.. Kenapa bisa ketiduran? Karena saya pada dasarnya pelor. Hehe. Enggak juga sih, jadiiiii akhir akhir ini saya sedang menerapkan pola hidup yang baru. Dimulai dari tidur jauuh lebih awal yaitu jam sembilan malam dari yang biasanya setengah dua belas lalu bangun pun jauh lebih awal pula yaitu setengah tiga hingga setengah empat (tergantung kadar capeknya).. Iya, saya bangun jauh lebih pagi karena ada yang ingin saya kejar. Ridha Tuhan saya, melalui sholat malam hingga masuk opsi satu di kantor yang akhirnya membuat saya bisa pulang jam empat sore. Hehehehehe Oke, jadi saya super duper ngantuk sorenya dan hal inilah yang membuat saya...

Welcome #22 !

Dua puluh dua tahun. Waktu yang cukup lama bagi kita sebagai manusia berada di dunia. Lalu, sudah berbuat apa saja? Pencapaian apa yang sudah berhasil kita raih? Seperti apa kita di usia itu? Well, saya genap berusia itu hari ini, sembilan januari dua ribu lima belas masehi. Kalau sudah membaca buku "beyond the inspiration" pasti merasa malu, karena di usia dua puluh  satu Muhammad Al-Fatih 1453 sudah berhasil menakhlukan Konstatinapel. (Maaf kalau saya salah pengejaannyq) Sedangkan saya? Pekerjaan tetap aja masih belum saya dapatkan, walaupun demikian saya tetap bersyukur. Saya merasa tiap tanggal ini selalu istimewa, dari tahun ke tahun selalu merayakannya dengan orang dan suasana yang berbeda pula . Seperti tahun ini, saya merayakannya bersama teman teman saya di kantor saya, Eisai. Sebelumnya, januari dua ribu empat belas saya merayakan dengan teman teman bicis di kediaman saya, lalu dua tahun sebelumnya saya bersama teman teman saya di Kimia Farma ...

#20FactsAboutMe

Ini saya, H-2 usia dua puluh dua tahun Jadiiiiiiiii, beberapa waktu yang lalu itu ada permainan #20FactsAboutMe di media sosial instagram, dan hal permainan itu mengharuskan kita, buat yang kena tag menuliskan hal hal apa aja sih mengenai diri kita sendiri berdasarkan foto yang kita upload. Karena di instagram juga terbatas buat nulisnya, akhirnya saya menuliskan lagi di blog ini. He he... Mungkin ada beberapa hal yang bisa jadi berbeda dengan yang saya upload di instagram, bisa jadi ada yang sama karena dua puluh hal itu saya rasa kurang buat menggambarkan profil. Ciyeeeh gitu #Fakta1 : Saya orang Japan. Ayah saya Jawa dan Ibu saya Padang. Walaupun begitu masih aja ada yang ngira saya orang China. Karena mata saya yang segaris yang merupakan keturunan ayah saya yang sipit juga. Tapi saya lahir dan besar di Ibukotanya Indonesia, tapi sempat tinggal di Jawa selama beberapa bulan. Belum pernah ke Padang sekalipun :( #Fakta2 :  Saya anak pertama dari empat bersaudara dan keb...

Maaf, Tolong dan Terima Kasih

"Tau ga mbak, orang Indonesia itu sekarang udah jarang banget mengucapkan tiga kata kata ini, "maaf", "tolong" dan "terima kasih" padahal kadang orang cuma mau denger itu aja kok mbak" Saya masih ingat banget kata kata orang ini, seorang ibu-ibu usia pertengahan yang sedang mencomplain kacamatanya ke tempat bekerja saya dahulu, Optik Kimia Farma. Dan setelah saya pikir-pikir, saat itu kami sama sekali tidak terfikir ke arah sana. Sibuk menjelaskan kegalauan si Ibu berdasarkan versi kami. Membuat sebuah alasan yang tujuannya adalah si Ibu puas. Tapi, malah kami di katakan seperti itu oleh seorang ibu-ibu yang memakai pin besar di kerudungnya yang bertuliskan "Sumpah saya pernah kurus dulu" ini... Dan hal itu teringat oleh saya karena kejadian tadi pagi, ketika saya baru memasuki gedung Sentral Senayan II. Ketika saya sedang berjalan nyaman memberikan tas saya kepada security yang berada tak jauh dari pintu masuk, seketika ada seoran...

Uraian cerita

hmm, i would like to tell you about my daily activities haha berhubung sekarang udah ga punya patjar yang biasa dengerin gue bawel dan buat cerita ke yang lain sungkan, akhirnya ya gue memutuskan untuk bercerita lewat sini. sekarang gue ngerasa hidup gue lebih tenang aja, jauh lebih tenang. not be arrogant, surely not. Tapi, semakin gue merasa bersyukur dengan apa yang gue punya saat ini, semakin gue sering berterima kasih pada Tuhan gue, Allah SWT kayaknya gue merasa uda cukup aja. bener ga sih? sekarang hal sekecil apapun yang gue terima malah semakin gue banyak bilang "Alhamdulillah" apapun itu, hal sepele mungkin. kayak.. bisa bangun jauh lebih pagi dan dikasih kesepatan buat nyampe kantor jam 7 pagi aja gue alhamdulillah. dapet busway yang cepet gue alhamdulillah.. begitupun pulang.. dapet duduk di bis 213 itu hal yang langka. makanya kadang gue lebay "Allah lagu baik banget sama gue hari ini ada orang yang ngasih duduk" sore sore pulang dar...

sebuah warung kehidupan :)

Sebuah usaha kecil.. Ketika itu, saya dan adik saya yang laki laki masih sangat kecil. Saya berusia kurang lebih 10 tahun dan adik saya berumur tujuh tahun.. Saya kurang tau kapan tepatnya, yang jelas saat itu ayah sedang tidak bekerja dan kehidupan ekonomi kami hanya ditumpang oleh uang pensiun almarhumah oma..   Dan saat itu saya dan adik saya menikmati kegiatan kami sehari hari ; berbelanja beras berkarung-karung di sebuah pasar beras terbesar di Jakarta waktu itu..   Tiap belanja kami selalu diajak oleh ayah. Pulang naik bajaj dengan beras di dalamnya.. Saya dan adik duduk di atas beras waktu itu.. Tiap hari melayani para tetangga yang datang membeli, ataupun sekedar mengepak ngepak gula dan apapun itu namanya di saat ayah kami mengantarkan pesanan ke rumah rumah tetangga waktu itu.. Lalu pada akhirnya saya tahu bahwa modal yang digunakan ayah dan ibu untuk membeli etalase dan barang barang lainnya ternyata berasal dari seorang reternir. I...

Hai selfie!

Haaaaiii!!! Udah lama ga ngepost blog ternyata diriku ini hihi.  Berhubung dua laptop dirumag janjian pada nge-hang dan gue lupa memanfaaatkan smartphone gue -___- Jadiii baru baru ini istilah selfie lagi membumi (udah lama kayaknya) Apa itu selfie? Selfie itu istilah untuk foto foto diri sendiri... Berbagai macam gaya dan apalah itu haha. Mungkin ada yang dulu nyebutnta narsis kayaknya.. Yaa orang kan makin pinter sekarang, mungkin udah pada paham kalau istilah narsis itu dipakai juga untuk orang yang menderita penyakit psikologis hihi... Iyaa jadinya tema post kali ini adalah #salamselfie ! #selfieunlimited Foto foto di bawah ini salah satu dari yang terbaik #eeaa yang gue berhasil abadikan wkwk. Yak udah yaaa :D

that trouble

Dalam hidup, mungkin akan banyak sekali hal tersulit yang terkadang masih gue ga bisa terima. salah satu hal tersulit selain ketika bokap memutuskan untuk tidak membiayai kuliahku waktu itu (Alhamdulillah ternyata masih :D) adalah ketika gue mulai menjalin hubungan dengan orang itu.. orang yang enggak pernah ninggalin gue (seenggaknya sampai bulan ke lima ini) bahkan disaat tersulit ; gue di PHK. Seandainyapun dulu dia enggak ada mungkin aja gue memang bisa melalui masa masa itu.. stress, frustasi, sedih, kecewa, marah dan sebagaimana macamnya... ternyata dengan adanya dia gue melaluinya dengan mudah :D saat itu gue berpikir apa mungkin dia sosok yang memang dihadirkan buat gue? buat nemenin gue disaat gue seneng sedih dan lainnya.. Alhamdulillah, kehadirannya selalu gue syukuri. Walaupun gue dengan kedebleg-an gue masih selalu bikin dia kesal karena itulah gue belajar memposisikan gue sebagai dia. jalan yang gue pikir dan gue bayangkan akan mulus dan berjalan lancar tern...