Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label #quotes

Sebuah Rasa Yang Bernama Cinta

Sebuah rasa yang bernama cinta. Hai rasa, Akupun saat ini masih tidak tahu harus menyebut apa untuk kamu.. Untuk kamu yang kurasakan tiap detik.. Untuk kamu yang diam diam selalu kumimpikan.. Apakah ini engkau? Atau hanya sebatas ilusi ku semata karena rasa ingin merasakan rasa itu lagi. Hai rasa, Sejujurnya aku takut memulai lagi. Takut akan rasa sakit itu datang kembali.. Rasa bergetar di dalam dada ini disebut apa ketika aku sedang bersamanya? Tak tahukan aku sesungguhnya tidak pernah mengharapkan lebih dari sekedar berpapasan? Bertegur sapa dan melempar canda? Kau memberikanku lebih dari itu. Hal yang sangat ingin ku lakukan. Hai rasa, Bisa tidak engkau tidak keluar dulu sekarang? Bisa tidak engkau lebih tersimpan lagi di dalam relung hati ini? Bisa tidak engkau bersembunyi di balik motivasiku untuk menjadi lebih baik lagi? Tak bisakah engkau rasa? Teruslah dan tetaplah engkai bersembunyi. Hai rasa, Untukmu saat ini aku sangat pesimistic.. Aku tidak mau...

One Step A Time

Hurry up and wait So close, but so far away Everything that you've always dreamed of Close enough for you to taste But you just can't touch You wanna show the world, but no one knows your name yet Wonder when and where and how you're gonna make it You know you can if you get the chance In your face as the door keeps slamming Now you're feeling more and more frustrated And you're getting all kind of impatient waiting We live and we learn to take One step at a time There's no need to rush It's like learning to fly Or falling in love It's gonna happen when it's Supposed to happen and we Find the reasons why One step at a time You believe and you doubt You're confused, you got it all figured out Everything that you always wished for Could be yours, should be yours, would be yours If they only knew You wanna show the world, but no one knows your name yet Wonder when and where and how you're gonna make it You ...

Maaf, Tolong dan Terima Kasih

"Tau ga mbak, orang Indonesia itu sekarang udah jarang banget mengucapkan tiga kata kata ini, "maaf", "tolong" dan "terima kasih" padahal kadang orang cuma mau denger itu aja kok mbak" Saya masih ingat banget kata kata orang ini, seorang ibu-ibu usia pertengahan yang sedang mencomplain kacamatanya ke tempat bekerja saya dahulu, Optik Kimia Farma. Dan setelah saya pikir-pikir, saat itu kami sama sekali tidak terfikir ke arah sana. Sibuk menjelaskan kegalauan si Ibu berdasarkan versi kami. Membuat sebuah alasan yang tujuannya adalah si Ibu puas. Tapi, malah kami di katakan seperti itu oleh seorang ibu-ibu yang memakai pin besar di kerudungnya yang bertuliskan "Sumpah saya pernah kurus dulu" ini... Dan hal itu teringat oleh saya karena kejadian tadi pagi, ketika saya baru memasuki gedung Sentral Senayan II. Ketika saya sedang berjalan nyaman memberikan tas saya kepada security yang berada tak jauh dari pintu masuk, seketika ada seoran...

doa

Tuhan.. Pagi ini di tengah tengah atas rezekiMu yang sedang Engkau turunkan di muka bumi, Aku menyelipkan sebuah doa.. Aku menyisakan asaku untuk menaruh harapan lagi. Hanya kepadaMu Tuhan... Kau yang tidak pernah memainkan hidupku, perasaanku, Hatiku dan semuanya... Aku hanya berdoa Tuhan.. atas segala keputusan yang kupilih atas hidupku.. Aku tidak tahu apakah keputusanku itu tepat atau hanya berdasarkan emosi sesaat. Aku hanya menyoba memilih milih logikaku yang tersisa diantara segunung perasaanku yang ada kepadanya... Ikhlaskan aku Tuhan... Buat aku tenang atas segala takdirMu, kehendakMu, Tuhan... Jika keputusanku ini benar adanya.. buatlah ini mudah.. Jika keputusanku salah... Buatlah aku tidak menyesalinya nanti ya Tuhan.. Jika rasa cinta itu adalah fitrah dariMu biarkan rasa itu ada.. Hanya saja waktunya tidak tepat.. Aku tahu Tuhan.. Masalahku adalah masalah kecil.. Masalah yang tidak ada apa apanya dibandingkan dengan masalah orang lainnya. Tapi....

iseng.

dear hujan.. kapan kamu berhenti turun? tidakkah kau merasa bosan menerjang ibu kota selama lebih dari seminggu ini? turun beramai ramai hingga air sungai meluap dan menyebabkan banjir (pada akhirnya) aku rindu kehangatan matahari yang selama ini aku rasakan ketika di pagi hari.. aku rindu matahari.. yang membuatku semangat menjalani hari hariku. bukan hujan yang membuatku meringkuk seharian di bawah selimut itu?

:)

eh hujan hujan lucu nih, udah lama kayaknya hujan enggak turun selama ini... udaranya selalu bikin perasaan adem, tenang... tambahan lagi kalau udah ada segelas kopi item sih yang nemenin. rasanya perfect! hari ini mau cerita apa yaa? sejujurnya buka netbook buat baca materi kuliah ternyata malah melalang buana ke blog. gitulah :)) soalnya kalo ada yang pengen diceritain enggak dituang gitu kan kurang afdol :D masih seputar kemaren sih, tentang laki laki yang lebih mirip orang cina itu tiba tiba ngajuin lamaran yang serba mendadak. belum resmi sih, baru secara pribadi cuma udah bikin papa mama kelimpungan. lupa tepatnya kapan.. pas dinas mnggu terakhir kalo ga salah ketika orang itu ngejemput. di depan pager rumah. (ga) so sweet kan ? hehehe. trus dia kabur pulang :'D sampai sekarang sebenernya masih kebingungan sih. belum ada persiapan yang keren sih buat nanggepinnya. yaudah belum ada jawabnya... kasian juga sih nasip anak orang saat itu gu...

life's

saya amat bersyukur saya masih bisa kuliah, saya masih bisa makan, saya masih punya sahabat yang ikhlas sama saya, punya orang tua yang utuh, adik yang nurut dan semuanya yang ga bisa saya ucapkan. untuk apa saya masih terfiksasi sama sesuatu hal di masa lalu? dulu, saya memang butuh teman banyak buat menunjukan eksistensi saya, sekarang saya cuma butuh teman sejati yang bisa membantu saya menjadi diri sendiri tanpa harus menjudge saya. saya ga masalah anda keluar dari hidup saya, karena nyatanya anda sudah saya pinggirkan dr hidup saya dari jauh waktu lalu, nyatanya setelah saya beranjak dewasa mata saya semakin kebuka. mengenal orang baru, menerima pelajaran baru :)