Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label PersonalLife

NEW ME!

Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakaaaaatuh! Hi! Back to my blog again, after more than one year vakum alias no blogging after aku nulis tentang si mochilolo yang udah meninggal. 2018. Semacem tahunnya penuh pelajaran hidup yang berharga untuk aku dan keluargaku. Persis usia 25 tahun. Rencanaku untuk menikah putus. Tentang seseorang yang pernah aku ceritakan dalam postingan sebelumna, iya. Kami putus. Lebih tepatnya aku sih, yang memintanya pergi meskipun saat itu aku lagi butuh butuhnya dia banget. One point of my love story, dont ever ask someone to go when you know they are everything for you kalau tidak yu akan menyesal. HAHA. Kami sudah membicarakan masa depan. Keluarga besarku sudah bertemu dengan keluarganya. Dan restu sudah dapat dari dua belah pihak, dimana restu dari keluarga besarku pun selama ini susah di dapat. Huh! Thats the saddest part ever that i know. Tapi ya begitulah, Allah swt dengan segala macam ketentuannya. Belum jodoh. Papa mama resmi pisah....

A Person.

Saya kenal sosok ini kurang lebih satu tahun lalu, di menjelang akhir 2015 lalu. Ketika itu dia dan temannya mendatangi tempat saya untuk mengambil formulir cuti yang memang disediakan di tempat saya. Iseng. Modus awal yah, ngobrol kayak biasa. Kemudian tukeran akun socmed dan nomor handphone yang ternyata kelanjutannya menjadi panjang. Saat itu, saya sedang mengalami patah hati, kecewanya di duakan. Yah, saya juga heran sih, kenapa bisa suka sama orang kayak gitu.  Ternyata enggak menjamin juga kalau pendidikan tinggi, attitude juga baik.   Ada beberapa orang seperti itu, mantan saya salah satunya.  Bukan mantan juga sih, Sempet deket aja :))))) Ya...balik lagi ke sosok ini. Karena kebetulan saya saat itu sendiri, ya saya ladeni aja sebagai teman ngobrol. Lumayan kan, jadi enggak berasa abis diduain sama orang. Kemudian berlanjut ke sesi curhat curhatan.  Sebelumnya juga karena kontrak kerja doi udah habis jadi sering berhubungan gitu ka...

JAKARTA CLEAN UP DAY 2016

Assalamualaikum! Stelah rehat yang cukup panjang, akibat kekurangan ide buat nulis apa. Ya baru sekarang saya menulis kembali. Sibuk dengan rutinitas, terkadang pekerjaan bisa dibawa ke rumah benar benar cukup membawa dampak yang serius di dunia pernulisan. #Cieelah Jadi, tanggal 16 Oktober lalu, saya ikut event yang namanya Clean Up Jakarta. Apa itu Clean Up Jakarta Clean Up Jakarta Day adalah acara tahunan yang mempererat tali persaudaraan antara komunitas-komunitas, sekolah-sekolah, perusahaan-perusahaan dan banyak lagi dengan cara berpartisipasi dalam kegiatan gotong royong.  Tujuan dari Clean Up Jakarta Day adalah untuk meningkatkan kewaspadaan dan kepekaan terhadap bahaya dari pembuangan sampah sembarangan dan pentingnya proses daur ulang – dimulai dari kita sendiri, di lingkungan rumah atau pekerjaan. Visi kami adalah untuk menciptakan kesadaran bahwa setiap hari seharusnya menjadi Clean Up Jakarta Day, sambil membentuk masyarakat yang peduli dengan kota n...

Beda Budaya, Beda kelakuan.

Yaiyalah. Pastinya. Semua orang pasti setuju dengan pernyataan di atas. Kita enggak mungkin menyamakan budaya di suatu tempat untuk bisa sama dengan budaya di tempat lain.Dan mau enggak mau kita harus menyesuaikan dengan budaya setempat. Jika tidak, kita bisa dianggap aneh. Sebenernya hal ini sudah lama saya rasakan, hanya saja masih perlu di telaah lebih mendalam, baru bisa tuliskan disini. Sebelumnya saya pernah bekerja di lingkungan dimana ibu ibu usia 35 tahun ke atas mendominasi. Kemudian saya pernah juga bekerja dimana budaya disana sangat individualistis.Kemudian saat ini saya bekerja dimana tembok pun bisa berbicara mengenai perilaku orang lain. Mari kita mencoba menganalisa budaya bekerja di tengah para ibuk-ibuk. Budaya bekerja di tengah para ibuk-ibuk membuat kita seperti anaknya. Mau tidak mau, apapun yang mereka suruh harus kita lakukan. Saat itu juga. Manut wae lah istilahnya . Tapi disini, mereka mau ngemong. Mau ngajarin dengan sabar. Mau ngedidik dan nasehatin...

Tips Untuk Calon Kandidat

Maaf copy, tapi ini penting dibaca buat kamu yang akan melamar pekerjaan di sebuah pe rusahaan . Monggo dibaca, mungkin tulisan dari Mbak Gita Dwiputri Kusuma ini bisa jadi masukan. Tulisannya cukup mewakili saya dan teman teman recruiter lainnya :) Menjadi seorang  recruiter  terkadang bisa menjadi sebuah pekerjaan yang luar biasa melelahkan. Mungkin bisa dibilang pekerjaan ini cukup 'mudah' karena pada saat ini, siapa sih yang tidak sedang mencari pekerjaan? Tetapi .. yang melelahkan adalah ketika kami, para  recruiter , disulitkan dengan masuknya puluhan - bahkan ratusan email yang berisi resume/CV yang agak kurang jelas. Maksudnya seperti apa .. nanti akan saya jelaskan! Jadi .. sebagai seseorang yang berada dalam posisi untuk mensortir profil Anda, menurut saya ada beberapa hal yang patut untuk disorot: Ketika Anda mengirimkan surat lamaran pekerjaan beserta dengan resume/CV Anda, jangan lupa bahwa ketika Anda menulis email tersebut, Anda akan terp...

Mendadak Jalan-Jalan : Taman Mini Indonesia Indah

Assalamulaikum! Ini cerita dari tanggal 10 Januari lalu, baru sempat ke post. Perempuan mana sih yang engga ngiler ada diskonan sampai 50% ? Termasuk saya, Dita dan Jehan (rekan sekantor). Begitu ngeliat ada diskon tiket masuk snowbay di Lakupon.com , kami langsung memutuskan untuk berenang di bulan ini. Akhirnya, kami memutuskan untuk berenang di Snowbay pada tanggal 10 Januari lalu. Tadinya sih, rencananya kami mau berenang di hari Sabtunya, supaya masih ada hari untuk istirahat besoknya.  Tapi kebetulan juga Jehan ada acara hari itu. Jadi yaaa akhirnya kita sepakat untuk hari minggu. Pagi pagi nih, saya berangkat jam delapan lah dari rumah. Dengan tas ransel berisi perlengkapan seadanya, saya pun memesan GOJEK. Kami menentukan titik point di Tamini Square. Lima belas menit kemudian tiba lah saya disana. Enggak lama kemudian kami pun berangkat. Dan ternyataa begitu sampai sama Snowbay-nya digunakan untuk acara gathering RSPP dong. Dan baru dibuka untuk ...

Intisari di tahun dua ribu lima belas ala Nourma.

Di tahun 2015.. Saya resign dari pekerjaan lama. Di tahun 2015.. Saya diterima bekerja di tempat sekarang.. Di tahun 2015.. Saya diwisuda untuk gelar sarjana psikologi setelah lulusnya tahun 2014 lalu.. Di tahun 2015.. Saya mendapatkan pacar.. Di tahun 2015.. Saya putus dari pacar.. Di tahun 2015.. Saya baru membaca Dilan-nya Pidi Baiq, Surat Untuk Rose-nya Bezbara, Sabtu Bersama Bapak- nya Aditya Mulya dan Melbourne-nya Winna Efendi. Di tahun 2015.. Saya berusia dua puluh dua tahun. Sesederhana itu tapi bisa seamazing itu. Saya mendapatkan kedua hal yang saling betabrakan di tahun yang sama. Di saat saya sedih, nyatanya saya juga merasakan hal yang menyenangkan. Disisi lain, Di saat saya merasakan bahagia-nya jatuh cinta lagi, saya harus menelan kecewa-nya patah hati. Tapi... Meskipun harus babak belur di akhir tahun, saya siap kok untuk berbahagia kembali di tahun ini. Meskipun harus kecewa karena pernah menematkan harapan yang sederhana kepada orang yan...

Dua bulan nganggurin blog, ngapain aja?

Assalamualaikum. Sudah dua bulan terakhir ternyata dalam sebulan saya hanya sanggup menulis tiga judul postingan baru. Entah itu review buku ataupun tempat. Sekarang rasanya nyuri-nyuri waktu buat ngeblog ini susaaaah banget. Banyak hal sih yang mau dibahas, nyatanya ketika ide sudah mengalir, stuck di pikiran aja. Belum sempat tertulis, sudah lupa lagi. Demi apapun juga. Kesibukan saya dalam perkerjaan benar-benar menyita waktu dan tenaga banget. Selalu ada hal hal yang musti saya kerjakan. Kalau ditempat lama kan, masih ada waktu senggang, disempat-sempatin lah buat nge-blog. But, ya saya menikmati. Mungkin juga di lain waktu saya harus tulis dulu sebagai draft dalam blog. Supaya ketika waktunya ada, saya hanya tinggal melanjutkannya aja. Terus ngapain aja selama dua bulan kemarin sampai blog dianggurin ? Bulan Juni-Juli kemarin itu saya banyak melakukan silahturahim ke teman-teman lama. Berkumpul, bercerita tentang masa depan sekaligus melepas penat dengan Haha-Hihi. Dan ...

Baper-kah Saya?

"Jangan terlalu baper ah.." "Lo sekarang baper banget deh" Apasih baper? Menurut istilah kekinian baper adalah kondisi dimana seseorang selalu melibatkan emosi (entah itu marah, sensitif atau yang lainnya) ke dalam pergaulan sehari-hari.. Mungkin lucu sih, pada awalnya. Tapi sekarang saya mikir kata-kata tersebut kayak buat "tameng" supaya orang lain enggak sakit hati atau tersinggung dengan perkataannya yang mungkin menurutnya cuma bercanda. Iya, sejenis pengalihan isu. Menurut saya, setiap orang memiliki kadar/tingkatan sensitivitas yang berbeda-beda. Yang bisa saja berubah-ubah yang dia sendiri enggak bisa diprediksi. Nah, ketika mungkin saja candaan/perkataan itu datang ketika tingkat senstivitasnya lagi tinggi dan dia bisa tersulut bisa saja sih dia dibilang baper. Eh tapi tergantung juga bercandaan/perkataannya itu apakah bisa dianggap normal atau keterlaluan. Ribet sih. Iya. Tapi orang-orang sekarang udah mulai berkurang kepekaann...

Bekerja di media? Siapa Takut!

Assalamualaikum!  Rasanya sudah hampir dua minggu blog ini tidak ada update-an tulisan baru lagi. Habisnya terkadang waktu buat menulis sekarang sudah sedikit sekali. Begitu ada, saya lebih menggunakannya buat istirahat.  Alhamdulillahirrabal alamin.. Bismillahirrahmanirrahim.. Loh kenapa dua kalimat saya tulis berturut-turut? Yang pertama pastinya karena amat sangat bersyukur karena Allah SWT memberikan saya lagi-lagi rezeki yang tidak terduga melalui sebuah pekerjaan. Pekerjaan yang sesuai dengan passion saya, pekerjaan yang selama ini saya idam-idamkan dengan bekal yang sudah saya persiapkan dari pengalaman saya sebelumnya. Di bidang yang berbeda dengan sebelumnya. Lalu apa hubungannya dengan judul blog saya kali ini? Iya, saya saat ini sudah bekerja di sebuah media, tepatnya sebuah stasiun televisi swasta di Jakarta. Salah satu perusahaan yang berada di bawah naungan Mahaka Group yang CEO nya adalah pemilik salah satuklub sepakbola Italia, Intermilan...