Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label MenurutKu

NEW ME!

Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakaaaaatuh! Hi! Back to my blog again, after more than one year vakum alias no blogging after aku nulis tentang si mochilolo yang udah meninggal. 2018. Semacem tahunnya penuh pelajaran hidup yang berharga untuk aku dan keluargaku. Persis usia 25 tahun. Rencanaku untuk menikah putus. Tentang seseorang yang pernah aku ceritakan dalam postingan sebelumna, iya. Kami putus. Lebih tepatnya aku sih, yang memintanya pergi meskipun saat itu aku lagi butuh butuhnya dia banget. One point of my love story, dont ever ask someone to go when you know they are everything for you kalau tidak yu akan menyesal. HAHA. Kami sudah membicarakan masa depan. Keluarga besarku sudah bertemu dengan keluarganya. Dan restu sudah dapat dari dua belah pihak, dimana restu dari keluarga besarku pun selama ini susah di dapat. Huh! Thats the saddest part ever that i know. Tapi ya begitulah, Allah swt dengan segala macam ketentuannya. Belum jodoh. Papa mama resmi pisah....

Ojek Online saya itu....

Assalamualaikum!  Kepada siapapun yang menciptakan ide ojek online, saya berterima kasih. Terutama dengan promo-promonya. Hehe. Karena sudah hampir dua minggu belakangan ini saya menggunakan GrabBike untuk pergi-pulang kerja.  Awalnya sih saya hanya coba coba saja, waktu itu lagi ada promo #merahputih yang hanya 5000 rupiah mengantarkan kemana saja di daerah Jakarta. Keisengan saya ternyata malah jadi berkelanjutan. Abang yang saya tumpangi saat itu ramah banget. Ngajak ngobrol melulu sepanjang jalan. Jadi perjalanan juga enggak berasa. Selain itu, saya juga tidak perlu menunggu terlalu lama. Karena saat itu posisi si abang yang masih di FX lokasinya tidak terlalu jauh dari lokasi penjemputan saya, di kawasan SCBD.   Keputusan untuk memilih transportasi ojek online ternyata sangat tepat menurut saya. Karena perjalanan bisa dipangkas menjadi setengahnya. Efisien waktu banget deh pokoknya. Kalau pagi, biasanya perjalanan saya bisa satu jam hingga satu setengah ja...

Behind The Scene Of My Blogpost : May's IHB Blogspot Challenge

Menulis di blog itu tidak pasti, terkadang ide bisa bermunculan deres seperti air namun terkadang benar-benar stuck di satu titik dimana saya benar-benar kehabisan bahan untuk dibahas. Seperti kamu, kadang muncul terus hilang lagi, entah kemana. Eeeeaa... Namun, ketika ide itu sudah berterbangan di kepala biasanya saya langsung menumpahkannya dalam bentuk tulisan saat itu juga. Entah langsung di blog ataupun saya simpan sementara di note handphone. Niat saya jika ada yang ingin ditambahkan kan lebih mudah untuk di editnya nanti. Kalau ditanya bagaimana saya mendapatkan ide ataupun latar belakang dalam menuliskan sebuah tulisan itu sebenarnya bukan hal yang mudah di jawab. Karena saya sendiri tidak tahu darimana saya bisa menulis itu. Bercanda deng.. Hobi tulis menulis sebenarnya sudah saya dapatkan semenjak saya masih duduk di bangku sekolah dasar, hanya mengandalkan pulpen/spidol warna-warni dan buku diary bergambar saya menumpahkan segala uneg-uneg dan perasaan saya waktu itu ...

emangnya mudah menjadi seorang perempuan?

Emangnya mudah menjadi seorang perempuan.. Judul sekarang dapet inspirasi dari busway.. Iya pagi pagi ini saya pergi ke suatu tempat naik kendaraan itu.. Kebetulan penuh dan saya harus berdiri sembari berdesak desakkan dengan yang lain.. Saya berkaca... Emangnya enak jadi perempuan... Menahan sekian lama sakit cenat cenut di kaki akibat heels atau wedges 7 cm itu? Berlama lama di depan kaca untuk memantaskan dirinya agar tampil menarik di depan orang? Harus bisa seenggaknya sebagian dari pekerjaan rumah? Wajib Memintarkan diri pula, karena gen cerdasnya seorang anak itu dari seorang ibu? Menahan ga enaknya perut selama haid ditambah emosi yang ga kekontrol? Membawa bawa anak dalam perutnya selama sembilan bulan? Menahan sakitnya dan bertaruh nyawa ketika melahirkan? Masih harus berangkat pagi untuk bekerja demi membantu suami? Mungkin itu cuma sebagian kecil dari fakta yang terlihat di sekitar saya saat ini.. Buat perempuan yang dianugrahi tinggi semampai mungkin g...