Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label OfficeLife

Out of My Comfort Zone

 Bismillah, Harusnya sih hal ini udah kuceritain setahun lalu, atau bahkan lebih. Karena ketika aku memulai menata hidupku, aku menata semua muanya, termasuk keluar dari pekerjaan sebelumnya. Mungkin aneh, buat sebahagiaan orang, ketika aku saat itu di posisi kantor yang lama sudah cukup tinggi, sebagai coordinator, at least level nya di atas staff, sebagai Human Resources lagi, Lagi lagi, waktu itu keputusanku ya aku yakin kok, jadi yaa modalnya adalah pengalaman kerjaku selama 6 tahun di belakang aja. Dan saat ini udah mau berjalan 2 tahun aja di tempat sekarang.  Sekarang, aku cuma bekerja sebagai salah satu staff operational di salah satu asuransi swasta yang cukup memiliki banyak nasabah, dan diperhitungkan juga, Dari yang biasanya banyak berhubungan dengan manusia, sekarang lebih banyak mengolah system dan data proccessing.  Alhamdulillahnya, temen dan mentor disana sih cukup membantu sih, karena tau sendiri kaaan, orang HR nyangsang di dunia insurance which means, ...

Beda Budaya, Beda kelakuan.

Yaiyalah. Pastinya. Semua orang pasti setuju dengan pernyataan di atas. Kita enggak mungkin menyamakan budaya di suatu tempat untuk bisa sama dengan budaya di tempat lain.Dan mau enggak mau kita harus menyesuaikan dengan budaya setempat. Jika tidak, kita bisa dianggap aneh. Sebenernya hal ini sudah lama saya rasakan, hanya saja masih perlu di telaah lebih mendalam, baru bisa tuliskan disini. Sebelumnya saya pernah bekerja di lingkungan dimana ibu ibu usia 35 tahun ke atas mendominasi. Kemudian saya pernah juga bekerja dimana budaya disana sangat individualistis.Kemudian saat ini saya bekerja dimana tembok pun bisa berbicara mengenai perilaku orang lain. Mari kita mencoba menganalisa budaya bekerja di tengah para ibuk-ibuk. Budaya bekerja di tengah para ibuk-ibuk membuat kita seperti anaknya. Mau tidak mau, apapun yang mereka suruh harus kita lakukan. Saat itu juga. Manut wae lah istilahnya . Tapi disini, mereka mau ngemong. Mau ngajarin dengan sabar. Mau ngedidik dan nasehatin...

Ojek Online saya itu....

Assalamualaikum!  Kepada siapapun yang menciptakan ide ojek online, saya berterima kasih. Terutama dengan promo-promonya. Hehe. Karena sudah hampir dua minggu belakangan ini saya menggunakan GrabBike untuk pergi-pulang kerja.  Awalnya sih saya hanya coba coba saja, waktu itu lagi ada promo #merahputih yang hanya 5000 rupiah mengantarkan kemana saja di daerah Jakarta. Keisengan saya ternyata malah jadi berkelanjutan. Abang yang saya tumpangi saat itu ramah banget. Ngajak ngobrol melulu sepanjang jalan. Jadi perjalanan juga enggak berasa. Selain itu, saya juga tidak perlu menunggu terlalu lama. Karena saat itu posisi si abang yang masih di FX lokasinya tidak terlalu jauh dari lokasi penjemputan saya, di kawasan SCBD.   Keputusan untuk memilih transportasi ojek online ternyata sangat tepat menurut saya. Karena perjalanan bisa dipangkas menjadi setengahnya. Efisien waktu banget deh pokoknya. Kalau pagi, biasanya perjalanan saya bisa satu jam hingga satu setengah ja...

Dua bulan nganggurin blog, ngapain aja?

Assalamualaikum. Sudah dua bulan terakhir ternyata dalam sebulan saya hanya sanggup menulis tiga judul postingan baru. Entah itu review buku ataupun tempat. Sekarang rasanya nyuri-nyuri waktu buat ngeblog ini susaaaah banget. Banyak hal sih yang mau dibahas, nyatanya ketika ide sudah mengalir, stuck di pikiran aja. Belum sempat tertulis, sudah lupa lagi. Demi apapun juga. Kesibukan saya dalam perkerjaan benar-benar menyita waktu dan tenaga banget. Selalu ada hal hal yang musti saya kerjakan. Kalau ditempat lama kan, masih ada waktu senggang, disempat-sempatin lah buat nge-blog. But, ya saya menikmati. Mungkin juga di lain waktu saya harus tulis dulu sebagai draft dalam blog. Supaya ketika waktunya ada, saya hanya tinggal melanjutkannya aja. Terus ngapain aja selama dua bulan kemarin sampai blog dianggurin ? Bulan Juni-Juli kemarin itu saya banyak melakukan silahturahim ke teman-teman lama. Berkumpul, bercerita tentang masa depan sekaligus melepas penat dengan Haha-Hihi. Dan ...

Bekerja di media? Siapa Takut!

Assalamualaikum!  Rasanya sudah hampir dua minggu blog ini tidak ada update-an tulisan baru lagi. Habisnya terkadang waktu buat menulis sekarang sudah sedikit sekali. Begitu ada, saya lebih menggunakannya buat istirahat.  Alhamdulillahirrabal alamin.. Bismillahirrahmanirrahim.. Loh kenapa dua kalimat saya tulis berturut-turut? Yang pertama pastinya karena amat sangat bersyukur karena Allah SWT memberikan saya lagi-lagi rezeki yang tidak terduga melalui sebuah pekerjaan. Pekerjaan yang sesuai dengan passion saya, pekerjaan yang selama ini saya idam-idamkan dengan bekal yang sudah saya persiapkan dari pengalaman saya sebelumnya. Di bidang yang berbeda dengan sebelumnya. Lalu apa hubungannya dengan judul blog saya kali ini? Iya, saya saat ini sudah bekerja di sebuah media, tepatnya sebuah stasiun televisi swasta di Jakarta. Salah satu perusahaan yang berada di bawah naungan Mahaka Group yang CEO nya adalah pemilik salah satuklub sepakbola Italia, Intermilan...

Review : Seroeni Plaza Senayan

Assalamualaikum! Hi. Akhirnya kesampean juga buat bisa hangout sama temen-temen kantor. Secara lengkap. Walaupun enggak lengkap-lengkap juga sih. Tapi ya lumayanlah karena mas Adam enggak kabur as usual. Hehehe. Kemarin lusa sih janjiannya mau makan ayam sambal hijau di bawah jembatan polda (dekat Pasific Place) yang menurut Mbak Eva (penggagas acara) itu enak. Yah, pinggir jalan sih. Cuma menurut saya yaudahlah kalau emang pada maunya disitu. Dan tumben mas Adam mau diajak. Kan aneh. Tapi sebelumnya kami sempet diskusi lah sama Mbak Nadia juga mau makan-makan dimana gitu. Ternyata doi setuju sama saya kalau kayaknya kurang sreg deh buat makan disana. Suasananya sih,menurutnya. Yaudah daripada jauh-jauh sempet juga tuh saya mengusulkan untuk ngumpul di FX Sudirman yang cuma jalan kaki dari kantor saya. Terus ide-ide mulai berdatangan mulai dari food court lah sampai pada akhirnya kami memutuskan untuk di Seroeni, tempat makan berasa Cina-Melayu yang pernah saya cicipi sebe...

Outfit Of The Day : Gamis

Assalamualaikum! Pertama kali agak kaget juga sih begitu ibu saya menawari saya untuk memakai gamis ke kantor... "Mak, mau pake gamis enggak ke kantor? Mama kok lihat kalau si itu selalu pakai gamis ke kantor bagus ya?" Lalu sempet terfikir juga sih, kan saya pendek. Bukannya kalau memakai gamis makin keliatan bogel-nya ? Lalu ibu saya mulai nmyerocos lagi.. "Si itu kan pendek mak, kamu coba deh" "Oke ma, mau deh nourma." Lalu ibuku mengajak untuk masuk ke kamar dimana ia ternyata diam diam telah membelikan dua gamis untuk pakaian kerjaku. Satu berwarna orange-hitam dan satu lagi berwarna pink fanta gitu. "Yang orange itu kayaknya bagus deh mak di kamu. Ngepas di badan gitu tapi ga ketat kok. Nah kalau yang pink itu ukurannya agak besar." Sial. Kataku dalam hati. Sungguh hati tertarik pada gamis yang berwarna pink itu, tapi setelah dicoba memang kebesaran. Yang ada malah ngepel lantai. Yang orange justru ngepas dari segi lebar d...