Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Family

NEW ME!

Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakaaaaatuh! Hi! Back to my blog again, after more than one year vakum alias no blogging after aku nulis tentang si mochilolo yang udah meninggal. 2018. Semacem tahunnya penuh pelajaran hidup yang berharga untuk aku dan keluargaku. Persis usia 25 tahun. Rencanaku untuk menikah putus. Tentang seseorang yang pernah aku ceritakan dalam postingan sebelumna, iya. Kami putus. Lebih tepatnya aku sih, yang memintanya pergi meskipun saat itu aku lagi butuh butuhnya dia banget. One point of my love story, dont ever ask someone to go when you know they are everything for you kalau tidak yu akan menyesal. HAHA. Kami sudah membicarakan masa depan. Keluarga besarku sudah bertemu dengan keluarganya. Dan restu sudah dapat dari dua belah pihak, dimana restu dari keluarga besarku pun selama ini susah di dapat. Huh! Thats the saddest part ever that i know. Tapi ya begitulah, Allah swt dengan segala macam ketentuannya. Belum jodoh. Papa mama resmi pisah....

Hey Mochi!

Sempet baca di novelnya Raditya Dika, ketika dia akan memilih kucing sebagai peliharaannya dia membiarkan kucing yang memilih dirinya. Bukan dia yang memilih. Jadi, dia biarkan kucing yang mendekati dia ketika datang. Itu artinya kucing itu memilih dirinya. Somehow, itu terjadi pada keluarga kami. Sore itu, hari sabtu minggu lalu ayah saya meneriaki adik saya dari teras rumah. Mengatakan ada kucing persia di halaman rumah. Dan... begitu kamu kami melihatnya, kucing itu dalam kondisi yang agak mengenaskan yah, tubuhnya kurus, dekil dan bulunya rontok. Ada juga luka di sekeliling lehernya. Kasihan deh pokoknya. Mukanya mana keliatan lucunya kan kalau gitu. Pendek kata, kucing itu kayaknya sudah pergi dari pemilik dahulu cukup lama. Adik saya pun mengusulkan untuk merawat kucing tersebut. Well, siapa sih yang engga mau punya kucing ras yang bulu nya halus gitu. Emesshh. Dengan segenap usaha, kamipun mengambil dan mengangkat kucing tsb dengan hati hati. Yang dilakukan pertama kali ad...

#Mendadak Kicep

Sore itu kebetulan saya, adik saya dan Ibu saya menonton sebuah acara mengenai riasan pengantin.. Entah kenapa random sekali nonton kok gituan? Lalu ada sesi dimana pakaian pengantin muslimah berwarna putih panjang dengan kerudungan yang panjang pula. Tiba-tiba ibu saya menceletuk.. "Itu bagus deh mak, buat kamu ntar nikah pake yang kayak gitu ya" Saya jawab "Iya mah, bagus banget ya emang. Tapi aku pengen deh pake dodotan (pakaian pengantin adat jawa) ma. Nanti luarannya pakai mainset yang warna kulit aja. Jadi tetep pake kerudung tapi ciputnya warna kulit juga. Terus dirias pake paes deh." Berhubung orang Jawa, siapa sih yang enggak pengen pake baju adat ketika acara sakralnya berlangsung? Jujur, kepingin pake banget :/ Ibu saya sih tidak berkomentar banyak saat itu. Eh adik saya langsung memberikan komen kayak facebook.. "Mau sama siapa kak?" Udah cerita banyak banyak. Eh dapet celetukan polos nan "jleb" itu rasanyaa.... Lan...

Masih Tentang Sosok Ibu.

Assalamualaikum, Long time no see my blog! Do you know how busy i am even in this weekend? Hahaha. Lebay. Emang dasarnya aja lagi no idea buat menuliskan sesuatu hal yang agak berbobot di blog ini. Tapi saya rasa saya mau curhat lagi nih. No. Not about love. Tapi tentang family time yang baru baru ini saya seratus persen sadar bahwa saya telah banyak menghabiskan waktu dengan orang-orang di luar keluarga saya sendiri (baca : pekerjaan) Bahkan minggu pun saya harus masuk karena ada urusan pekerjaan yang urgent. Akhirnya untuk meng-kompensasikan waktu yang terpakai akhir minggu kemarin saya memutuskan untuk mengajak Ibu saya keluar. Kami berdua saja. Tanpa adik-adik, tanpa ayah. Hanya kami. Ibu dan anak yang layaknya sahabat. Kebetulan hari itu saya memang berniat untuk membeli sebuah tas untuk bekerja. Tidak usah ditanya udah berapa banyak tas yang saya miliki. Tapi karena memang sudah hampir empat bulan saya tidak membeli tas baru membuat ibu saya jengah karena bosa...

happy birthday

Selamat ulang tahun mamah :) Hari ini tepat dirimu berusia 46 tahun.. Diusia mu yang ke 25 dirimu sudah memilikiku.. Membawaku kemana mana engkau pergi. Padahal kau masih harus menyelesaikan studimu.. Hingga aku pernah berfoto denganmu yang memakai toga itu.. Terima kasih mah, telah menghadirkanku di dunia ini.. Terima kasih mah, melaluimu tuhan menitipkanku.. Meski tak selamanya kita sepaham.. Aku tak peduli.. Aku tak peduli bagaimana engkau di masa lalu. Aku sayang mama Selamanya. Semoga kau tetap diberi kesehatan dan umur yang cukup panjang untuk bisa menemaniku hingga aku bisa sendiri nanti.. Untuk saat ini, tetaplah disebelahku mah.. Arahkan aku.. Katakan apabila aku salah. Pujilah aku ketika aku bisa.. Maafkan aku belum bisa menghadiahimu toga tepat di kelulusan tahun ini. Semoga tahun depan :')