Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label #edisitjurhat

Out of My Comfort Zone

 Bismillah, Harusnya sih hal ini udah kuceritain setahun lalu, atau bahkan lebih. Karena ketika aku memulai menata hidupku, aku menata semua muanya, termasuk keluar dari pekerjaan sebelumnya. Mungkin aneh, buat sebahagiaan orang, ketika aku saat itu di posisi kantor yang lama sudah cukup tinggi, sebagai coordinator, at least level nya di atas staff, sebagai Human Resources lagi, Lagi lagi, waktu itu keputusanku ya aku yakin kok, jadi yaa modalnya adalah pengalaman kerjaku selama 6 tahun di belakang aja. Dan saat ini udah mau berjalan 2 tahun aja di tempat sekarang.  Sekarang, aku cuma bekerja sebagai salah satu staff operational di salah satu asuransi swasta yang cukup memiliki banyak nasabah, dan diperhitungkan juga, Dari yang biasanya banyak berhubungan dengan manusia, sekarang lebih banyak mengolah system dan data proccessing.  Alhamdulillahnya, temen dan mentor disana sih cukup membantu sih, karena tau sendiri kaaan, orang HR nyangsang di dunia insurance which means, ...

NEW ME!

Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakaaaaatuh! Hi! Back to my blog again, after more than one year vakum alias no blogging after aku nulis tentang si mochilolo yang udah meninggal. 2018. Semacem tahunnya penuh pelajaran hidup yang berharga untuk aku dan keluargaku. Persis usia 25 tahun. Rencanaku untuk menikah putus. Tentang seseorang yang pernah aku ceritakan dalam postingan sebelumna, iya. Kami putus. Lebih tepatnya aku sih, yang memintanya pergi meskipun saat itu aku lagi butuh butuhnya dia banget. One point of my love story, dont ever ask someone to go when you know they are everything for you kalau tidak yu akan menyesal. HAHA. Kami sudah membicarakan masa depan. Keluarga besarku sudah bertemu dengan keluarganya. Dan restu sudah dapat dari dua belah pihak, dimana restu dari keluarga besarku pun selama ini susah di dapat. Huh! Thats the saddest part ever that i know. Tapi ya begitulah, Allah swt dengan segala macam ketentuannya. Belum jodoh. Papa mama resmi pisah....

Sebuah Rasa Yang Bernama Cinta

Sebuah rasa yang bernama cinta. Hai rasa, Akupun saat ini masih tidak tahu harus menyebut apa untuk kamu.. Untuk kamu yang kurasakan tiap detik.. Untuk kamu yang diam diam selalu kumimpikan.. Apakah ini engkau? Atau hanya sebatas ilusi ku semata karena rasa ingin merasakan rasa itu lagi. Hai rasa, Sejujurnya aku takut memulai lagi. Takut akan rasa sakit itu datang kembali.. Rasa bergetar di dalam dada ini disebut apa ketika aku sedang bersamanya? Tak tahukan aku sesungguhnya tidak pernah mengharapkan lebih dari sekedar berpapasan? Bertegur sapa dan melempar canda? Kau memberikanku lebih dari itu. Hal yang sangat ingin ku lakukan. Hai rasa, Bisa tidak engkau tidak keluar dulu sekarang? Bisa tidak engkau lebih tersimpan lagi di dalam relung hati ini? Bisa tidak engkau bersembunyi di balik motivasiku untuk menjadi lebih baik lagi? Tak bisakah engkau rasa? Teruslah dan tetaplah engkai bersembunyi. Hai rasa, Untukmu saat ini aku sangat pesimistic.. Aku tidak mau...

Curhatan Seorang Awam

Tulisan kali ini agak menyimpang dari dunia pertulisan saya sebelum sebelumnya sebenarnya. Hanya saja, saya memang ingin menuliskan apa yang saya pikirkan secara spontan. Dan tulisan ini enggak bermaksud apa apa, hanya sekedar mencurhatkan apa yang ada di hati dan pikiran (tsaaah...) Yah, setengah puisi setengahnya cerita :) Dear Mr.J Sesungguhnya saya mengangumi kesederhanaan engkau sedari awal. Gaya engkau (menurut saya) yang kocak dan khas pembawaan orang jawa asli. Entah kenapa saya memang suka dengan orang berlatar belakang jawa. Dear Mr.J.. Saya mengagumi cara kerja ketika engkau memimpin di DKI Jakarta hingga caramu blusukan banyak menuai pujian walaupun saat itu saya tidak termasuk orang yang memilihmu untuk memimpin ibu kota ini. Dear Mr. J.. Kategasanmu untuk melelang jabatan di beberapa posisi pemerintahan serta rencanamu membuat monorel di ibukota ini membuat saya sungguh sungguh berharap akan perubahan yang nyata di kota ini.. Dear Mr.J.. Yang harus engkau k...

Wedding Invitation

Lets taKe a wefie Happy Wedding Day Rini & Mas Dani Undangan Pernikahan Sabtu kemarin saya mendatangi sebuah undangan pernikahan kawan Jilsyaar saya di perumahan Wisma Asri, Bekasi. Namanya Rini, seumuran dengan saya tapi secara pribadi menurut saya dia sudah sangat sangat siap dengan pernikahan, dan memang kan? Akhirnya dia memutuskan untuk menikah setelah setahun lulus dari perkuliahan. Rini ini lulusan diploma, makanya saya bilang setahun setelah dia lulus. Terkaget-kaget sebenarnya enggak juga, hanya merasa takjub sekaligus iri (sedikit) karena di usia yang masih sangat muda dia sudah berhasil menyempurnakan setengah dari agamanya. Sedangkan saya belum. Tapi tak apa, Allah sudah mengatur semuanya, termasuk dengan jodoh. Mungkin Dia belum mengizinkan saya untuk bertemu jodoh saya saat ini karena dari diri saya sendiri masih banyak yang harus diperbaiki (eh malah curhat. He..he). Balik lagi ke Rini, anaknya sopan sekali, berkerudung pun sudah konsisten de...

Welcome #22 !

Dua puluh dua tahun. Waktu yang cukup lama bagi kita sebagai manusia berada di dunia. Lalu, sudah berbuat apa saja? Pencapaian apa yang sudah berhasil kita raih? Seperti apa kita di usia itu? Well, saya genap berusia itu hari ini, sembilan januari dua ribu lima belas masehi. Kalau sudah membaca buku "beyond the inspiration" pasti merasa malu, karena di usia dua puluh  satu Muhammad Al-Fatih 1453 sudah berhasil menakhlukan Konstatinapel. (Maaf kalau saya salah pengejaannyq) Sedangkan saya? Pekerjaan tetap aja masih belum saya dapatkan, walaupun demikian saya tetap bersyukur. Saya merasa tiap tanggal ini selalu istimewa, dari tahun ke tahun selalu merayakannya dengan orang dan suasana yang berbeda pula . Seperti tahun ini, saya merayakannya bersama teman teman saya di kantor saya, Eisai. Sebelumnya, januari dua ribu empat belas saya merayakan dengan teman teman bicis di kediaman saya, lalu dua tahun sebelumnya saya bersama teman teman saya di Kimia Farma ...

One Step A Time

Hurry up and wait So close, but so far away Everything that you've always dreamed of Close enough for you to taste But you just can't touch You wanna show the world, but no one knows your name yet Wonder when and where and how you're gonna make it You know you can if you get the chance In your face as the door keeps slamming Now you're feeling more and more frustrated And you're getting all kind of impatient waiting We live and we learn to take One step at a time There's no need to rush It's like learning to fly Or falling in love It's gonna happen when it's Supposed to happen and we Find the reasons why One step at a time You believe and you doubt You're confused, you got it all figured out Everything that you always wished for Could be yours, should be yours, would be yours If they only knew You wanna show the world, but no one knows your name yet Wonder when and where and how you're gonna make it You ...

Maaf, Tolong dan Terima Kasih

"Tau ga mbak, orang Indonesia itu sekarang udah jarang banget mengucapkan tiga kata kata ini, "maaf", "tolong" dan "terima kasih" padahal kadang orang cuma mau denger itu aja kok mbak" Saya masih ingat banget kata kata orang ini, seorang ibu-ibu usia pertengahan yang sedang mencomplain kacamatanya ke tempat bekerja saya dahulu, Optik Kimia Farma. Dan setelah saya pikir-pikir, saat itu kami sama sekali tidak terfikir ke arah sana. Sibuk menjelaskan kegalauan si Ibu berdasarkan versi kami. Membuat sebuah alasan yang tujuannya adalah si Ibu puas. Tapi, malah kami di katakan seperti itu oleh seorang ibu-ibu yang memakai pin besar di kerudungnya yang bertuliskan "Sumpah saya pernah kurus dulu" ini... Dan hal itu teringat oleh saya karena kejadian tadi pagi, ketika saya baru memasuki gedung Sentral Senayan II. Ketika saya sedang berjalan nyaman memberikan tas saya kepada security yang berada tak jauh dari pintu masuk, seketika ada seoran...

Stand By Me

Pernah suka banget sama kartun? Pasti pernah dong yah hihi. Dari jaman usia masih 5 tahunan udah kenal dong sama sosok mahluk bulet kecil, warna biru yang takut tikus banget? Iya, siapa lagi kalau bukan doraemon. Sayapun begitu, dari kecil udah ngoleks komiknya dari harga masih 3.500 sampai 9.500. Hari minggu itu hari besar, jam 08.00 pagi sudah anteng duduk di depan tivi. Cuma buat nonton kartun itu. Saya suka banget bukan karena doraemon bisa mengeluarkan apapun dari kantongnya, tapi effect begitu alatnya habis. HAHAH. Malah jadi senjata makan tuan akhirnya. Nah, kemarin itu saya menyempatkan diri bersama adik adik saya buat nonton film itu di bioskop, karena tayangnya di Indonesia hanya sampai kemarin pula. Dan itu saya bela belain pulang kantor lebih awal dan saya naik kereta ke Bekasi. Well, rasanya cukup puas juga sih berhasil nonton film yang emang udah lama buanget dinantikan. Judul filmnya “Stand By Me” Dari judulnya aja ha...

Si Mini

Hai! Rasanya udah lama banget enggak cerita melalui blog ini. Begitu mau nulispun disambi juga sambil main Line Hidden Catch. Hueheheh... Inipun sambil minum secangkir white coffee dan sebotol air putih dingin. Kenapa jadi ngalor ngidul gini yah? :p Sebelumnnya ada beberapa hal yang pengen gue bahas sih, semoga waktu di akhir pekan ini cukup untuk menyelesaikan semuanya. By the way, Si Mini gue (pangilan buat hape) kemaren rusak, dan enggak tanggung-tanggung. Hal ini berimbas pada mesin di dalemnya. Bisa karena over cash, atau software yang crack ketika dalam proses downloading. Awalnya sih lagi main game line, trus tiba tiba layarnya enggak nyala alias off. Karena pada awalnya gue anggap biasa ini si mini hang ya gue lakuin apa yang gue harus lakuin. Mencopot baterai. Lalu gue pencet tombol yang di sebelahnya lagi, yang lama. Enggak nyala nyala juga ya akhirnya gue coba untuk cash lagi yang lama eh sampe besok ga nyala juga. Gue coba pake cara konvension...

Beberapa orang

Beberapa orang memang terlahir seperti itu.. Beberapa orang memang terlahir dengan sikap suka mengkritik tapi anti kritik. Beberapa orang memang terlahir dengan sikap suka sok tahu dengan apapun, padahal belum tentu itu benar. Tapi jika dinasihati cenderung defense dan merendahkan orang lain.. Beberapa orang memang terlahir dengan sifat sombong, hanya mengandalkan Tuhan atas hidupnya tanpa mau berusaha untuk maju. Seakan akan semua akan datang padanya tanpa dia mengeluarkan usaha sama sekali. Beberapa orang memang terlahir seperti itu, mengandalkan agama untuk menutupi kecacatannya. Paham, tapi tidak dilakukan. Cenderung hanya menyebarkan ke orang lain tanpa diterapkan ke dirinya sendiri. Beberapa orang memang terlahir suka bicara. Tapi bicara tanpa makna dan cenderung membual. Tapi ketika ditanya bukti dia memutar balikan fakta. Beberapa orang memang terlahir suka menghayal, entah fase perkembangannya terfiksasi di masa dia anak-anak atau memang seperti itu. Menghayal di u...
Being single is happy for now. Terdengar munafik mungkin, karena sebagian besar dari temen seumuran udah heboh dengan ketidakhadiran pasangan. Saatnya mendapatkan pacar. Enggak buat gue, Sekarang jauh lebih nyaman tanpa usikan dari yang namanya relantionship. Gue capek, kecewa lagi. Takut memulai lagi. Dan yeah, terima kasih ya yang udah bikin gue kayak gini. Lo berhasil. Udah cukup, yang penting udah tau rasanya disayang walaupun cuman lies. Yaa sebatas fisik. Hati ga ada. Untuk yang lama dan kembali, Maaf. Ternyata itu simpati, bukan cinta. Semakin lo care sama gue malah ga bisa gue appreciate sumpah. Rasa yang dulu pernah ada selama itu rasanya gatau udah kemana. Sekedar kagum, kagun yang ga kesampean dan itu jadi semakin penasarab. Udah gitu doang. Rasanya pengalaman yang kemaren udah ngebenturin gue kalau emang dalam hidup, pasti akan ada mantan lagendaris breng**knya. Yang bikin diri sendiri malu sekaligus kesel sama kelakuan diri sendiri. Yang ga bisa ...